
Bukakabar - Kalau kamu baru masuk ke dunia website, blog, toko online, atau bisnis digital, satu nama yang hampir pasti kamu dengar di awal adalah GoDaddy. Banyak orang pakai GoDaddy buat beli domain, hosting, email bisnis, sampai SSL.
Jasa pembayaran GoDaddy juga memberikan kemudahan yang sangat efektif untuk para pemula untuk bisa mendapatkan domain, hosting, email bisnis, sampai SSL.
Tapi di balik tampilannya yang kelihatan simpel, ada banyak detail penting yang sering bikin pemula salah langkah.
Artikel ini aku bikin panjang, lengkap, dan runtut, supaya kamu benar-benar paham:
-
Apa itu domain dan layanan di GoDaddy
-
Cara beli domain di GoDaddy dari nol
-
Cara beli layanan tambahan (hosting, email, SSL, dll)
-
Perbedaan paket dan jebakan umum
-
Tips supaya nggak salah beli dan nggak buang duit
Cocok buat pemula total, tapi juga relevan buat kamu yang sudah pernah beli domain tapi masih sering bingung sama ekosistem GoDaddy.
Memahami Apa Itu Domain dan Peran GoDaddy
Sebelum langsung beli, kita lurusin dulu konsep dasarnya.
Apa Itu Domain?
Domain adalah alamat website kamu di internet. Contoh:
-
namabisnis.com
-
tokokamu.id
-
brandkeren.net
Tanpa domain, website kamu cuma bisa diakses lewat IP address (angka panjang yang susah diingat).
Singkatnya:
-
Domain = alamat
-
Website = rumah
-
Hosting = tanah tempat rumah berdiri
Domain dan hosting itu beda, tapi saling terkait.
Apa Peran GoDaddy?
GoDaddy adalah:
-
Registrar domain (tempat beli & kelola domain)
-
Penyedia hosting
-
Penyedia email bisnis
-
Penyedia SSL
-
Penyedia layanan website builder
Artinya, kamu bisa beli semuanya di satu tempat. Praktis, tapi harus paham apa yang benar-benar kamu butuhkan.
Kapan Sebaiknya Pakai GoDaddy?
GoDaddy cocok kalau kamu:
-
Baru pertama kali bikin website
-
Mau beli domain dengan cepat
-
Butuh layanan lengkap dalam satu dashboard
-
Nggak mau ribet teknis server
Kurang cocok kalau kamu:
-
Mau setup server custom tingkat lanjut
-
Sangat sensitif soal harga jangka panjang
-
Sering pindah-pindah hosting
GoDaddy itu kuat di kemudahan, bukan di fleksibilitas ekstrem.
Cara Daftar Akun GoDaddy
Sebelum beli apa pun, kamu wajib punya akun.
Langkahnya:
-
Buka website GoDaddy
-
Klik Sign In / Create Account
-
Daftar pakai email aktif
-
Gunakan email yang kamu kontrol penuh
Tips penting:
-
Jangan pakai email sementara
-
Simpan password dengan aman
-
Aktifkan verifikasi dua langkah kalau ada
Akun ini nanti jadi pusat semua aset digital kamu.
Cara Beli Domain di GoDaddy (Langkah Lengkap)
Sekarang masuk ke inti pertama: beli domain.
1. Cari Nama Domain
Di halaman utama GoDaddy:
-
Masukkan nama domain yang kamu inginkan
-
Pilih ekstensi (.com, .net, .id, dll)
-
Klik Search
Kalau domain tersedia, kamu bisa langsung lanjut.
Tips memilih nama domain:
-
Pendek dan mudah diingat
-
Hindari angka dan tanda minus kalau bisa
-
Relevan dengan brand atau tujuan website
-
Prioritaskan .com kalau tersedia
2. Memilih Ekstensi Domain
Beberapa ekstensi umum:
-
.com → paling universal
-
.net → alternatif kalau .com habis
-
.org → organisasi
-
.id → identitas Indonesia
-
.store / .online → niche tertentu
Untuk bisnis jangka panjang, .com masih paling aman.
3. Tambahkan Domain ke Keranjang
Setelah domain dipilih:
-
Klik Add to Cart
-
Perhatikan harga tahun pertama
GoDaddy sering kasih harga promo tahun pertama, tapi harga perpanjangan biasanya lebih mahal. Ini penting dicatat.
4. Penawaran Layanan Tambahan (Upsell)
Di tahap ini, GoDaddy biasanya menawarkan:
-
Domain Privacy
-
Email bisnis
-
Website builder
-
SSL
Jangan panik. Kamu tidak wajib beli semuanya.
Nanti kita bahas satu per satu mana yang penting.
5. Review Keranjang dan Checkout
Cek ulang:
-
Nama domain
-
Durasi pembelian (1 tahun, 2 tahun, dst)
-
Harga perpanjangan
Setelah itu:
-
Pilih metode pembayaran, bisa pakai paypal, kartu kredit atau alternatif jasa pembayaran GoDaddy
-
Selesaikan checkout
Domain biasanya aktif dalam hitungan menit.
Domain Privacy: Perlu atau Tidak?
Ini fitur yang sering bikin bingung.
Apa Itu Domain Privacy?
Secara default, data pemilik domain (nama, email, alamat) bisa terlihat publik lewat WHOIS. Domain Privacy menyembunyikan data ini.
Manfaat:
-
Menghindari spam
-
Privasi lebih aman
-
Email tidak dibombardir marketing
Kalau kamu:
-
Pakai domain untuk bisnis
-
Tidak ingin data pribadi tersebar
Domain Privacy sangat disarankan.
Cara Beli Hosting di GoDaddy
Setelah punya domain, langkah berikutnya biasanya hosting.
Apa Itu Hosting?
Hosting adalah tempat file website kamu disimpan:
-
File HTML
-
WordPress
-
Gambar
-
Database
Tanpa hosting, domain kamu cuma nama kosong.
Jenis Hosting di GoDaddy
Beberapa pilihan umum:
-
Shared Hosting
-
WordPress Hosting
-
VPS
-
Dedicated Server
Untuk pemula:
-
Shared Hosting atau WordPress Hosting sudah lebih dari cukup.
Cara Membeli Hosting
Langkahnya:
-
Masuk ke menu Hosting
-
Pilih paket sesuai kebutuhan
-
Tambahkan ke keranjang
-
Checkout
Biasanya kamu bisa:
-
Hubungkan ke domain yang sudah dibeli
-
Atau sambungkan nanti
Tips Memilih Paket Hosting
Jangan langsung ambil paket tertinggi.
-
Website baru → paket paling basic cukup
-
Fokus ke stabilitas dulu
-
Upgrade bisa belakangan
Cara Beli Email Bisnis di GoDaddy
Email bisnis bikin brand kamu kelihatan profesional.
Keuntungan Email Bisnis
-
Lebih dipercaya klien
-
Branding lebih kuat
-
Terlihat serius dan profesional
Cara Membeli Email Bisnis
Biasanya ditawarkan:
-
Saat beli domain
-
Atau dari menu Email & Microsoft 365
Langkahnya:
-
Pilih paket email
-
Tentukan nama email
-
Checkout
-
Setup di dashboard
Kalau kamu masih tahap awal, satu email sudah cukup.
Cara Beli SSL di GoDaddy
SSL adalah tanda gembok di browser (https).
Kenapa SSL Penting?
-
Keamanan data
-
Kepercayaan pengunjung
-
SEO (Google lebih suka website HTTPS)
Beberapa hosting sudah termasuk SSL gratis, tapi:
-
Cek dulu paket yang kamu beli
-
Jangan beli dobel tanpa sadar
Cara Membeli SSL
-
Pilih jenis SSL
-
Hubungkan ke domain
-
Ikuti proses verifikasi
-
Aktifkan di hosting
Untuk website biasa, SSL basic sudah cukup.
Mengelola Domain dan Layanan di Dashboard GoDaddy
Setelah beli, semua bisa dikelola di dashboard:
-
Domain
-
Hosting
-
Email
-
SSL
Biasakan:
-
Cek tanggal expired
-
Aktifkan auto-renew kalau perlu
-
Update data akun dengan benar
Kesalahan pengelolaan bisa bikin domain mati tiba-tiba.
Kesalahan Umum Saat Beli Domain dan Layanan di GoDaddy
Ini bagian penting supaya kamu nggak nyesel.
1. Tidak Cek Harga Perpanjangan
Promo murah di awal sering bikin kaget saat renewal.
Solusi:
-
Catat harga perpanjangan
-
Siapkan budget tahunan
2. Beli Terlalu Banyak Layanan Sekaligus
Pemula sering:
-
Beli domain
-
Hosting mahal
-
Email
-
SSL
-
Website builder
Padahal belum tentu dipakai semua.
3. Salah Pilih Paket Hosting
Website kecil tapi pakai paket besar = buang duit.
4. Tidak Aktifkan Domain Privacy
Akhirnya email penuh spam.
Apakah GoDaddy Aman dan Layak Dipakai?
Jawaban jujurnya: iya, aman, asal kamu paham cara pakainya.
Kelebihan:
-
Mudah dipakai
-
Brand besar dan stabil
-
Support cukup lengkap
Kekurangan:
-
Harga renewal relatif mahal
-
Banyak upsell
-
Harus teliti saat checkout
GoDaddy bukan yang paling murah, tapi salah satu yang paling ramah pemula.
Penutup: Beli Domain dan Layanan di GoDaddy Itu Mudah, Asal Paham Alurnya
Beli domain dan layanan di GoDaddy sebenarnya nggak ribet. Yang bikin terasa rumit itu:
-
Banyak pilihan
-
Banyak penawaran tambahan
-
Kurang pemahaman di awal
Kalau kamu:
-
Paham fungsi tiap layanan
-
Beli sesuai kebutuhan
-
Tidak tergoda upsell berlebihan
Maka GoDaddy bisa jadi fondasi yang solid buat perjalanan digital kamu. segera gunakan Jasa pembayaran GoDaddy untuk kemudahan transaksi anda.
Komentar0